8 Cara Membuat Footnote diberbagai Media

  • 5 min read
  • Apr 01, 2021

Sebagaimana yang kita tahu karya ilmiah tidak dapat berdiri sendiri. Dia memerlukan pembuktian, penguatan, dan dukungan atau otoritas dari pihak yang memiliki kompetensi dalam bidang tertentu.  Oleh Karenanya perlu adanya cara membuat footnote/ catatan kaki agar karya ilmiah lebih sempurna.

Kutipan / footnote adalah salinan kalimat, paragraph, pinjaman pendapat atau idea tau gagasan orang lain yang diambil, karena keahliannya, dari berbagai sumber baik dari buku, jurnal, ebook, ensiklopedia, internet, CD.ROM, Microfilm, microfiche, maupun terbitan lain.

Berikut ini cara membuat footnote dan contohnya yang dapat anda terapkan pada karya ilmiah pendidikan anda, selamat membaca :

Buku yang satu pengarang

a. Nama pengarang ditulis sesuai dengan nama pengarang pada buku, tanpa gelar diakhiri dengan tanda koma.

b. Judul buku dimiringkan dan semua huruf awal ditulis dengan huruf besar.

c. Setelah judul buku diikuti, subjudul, jilid, edisi, dan diikuti koma.

Baca juga : Cara Meningkatkan subscriber you tube hingga 10K

d. Informasi penerbitan diapit tanda kurung dengan urutan: nama tempat penerbitan, titik dua, nama penerbitan, dan tahun penerbitan diakhiri dengan tanda koma.

e. Setelah itu diikuti kata halaman dan nomor halaman sesuai dengan yang dikutip. f. Antara kata “hal.” atau “p.” dengan nomor halaman berjarak satu spasi.

Contoh :

⁸Jonathan Sarwono, Mixed Methods: Cara Menggabung Riset Kuantitatif dan Riset Kualitatif Secara Benar, (Jakarta: Elex Media Kompatindo, 2011), hal. 11.

⁹Thomas Mann, The Oxford Guide to Library Research, 2nd ed., (New York: Hardvard University Press, 2005), hal. 65.

Buku Satu Pengarang dan diterjemahkan

Buku yang dikarang oleh satu orang namun sudah diterjemahkan, maka ditulis:

a. nama pengarang asli lengkap diakhiri tanda koma;

b. tulis judul dan dimiringkan serta semua huruf awal ditulis dengan huruf besar diakhiri tanda koma;

c. lalu ditulis kata “terj.” Jika judul dalam Bahasa Indonesia atau “trans.” kalau judul dalam Bahasa Inggris diikuti tanda titik dan diakhiri tanda koma;

d. tulis nama penerjemah lengkap (tanpa gelar) diakhiri tanda koma;

e. di dalam kurung ditulis tempat penerbitan diikuti tanda titik dua, nama penerbitan, tahun penerbitan diakhiri tanda koma;

Baca juga : Biografi tokoh indonesia yang menginspirasi

f. ditulis “hal.” untuk Bahasa Indonesia atau “p.” untuk Bahasa Inggris diikuti tanda titik dan halaman yang dikutip.

Contoh:

¹⁰Knut Vikor, A Between God and the Sultan: History of Islamic Law, trans. Irfan A. Omar, (United Kingdom: Cambridge Univ. Press, 2008), hal.30.

¹¹Imam Ahmad Bin Muhammad Bin Hanbal, Musnad Imam Ahmad, terj. M. Faishal, Abdul Basyith, dan Akhmad Effendi, Cet.1, Jilid 4, (Jakarta: Pustaka Azzam, 2008), hal.394

Buku yang Dua sampai dengan Tiga Pengarang

Buku yang dikarang oleh dua sampai tiga orang, maka ditulis:

a. ketiga nama pengarang ditulis lengkap berdasarkan urutan di buku yang dikutip diakhiri tanda koma;

b. ditulis judul dan dimiringkan serta semua huruf awal ditulis dengan huruf besar diakhiri tanda koma;

c. tulis keterangan penerbitan seperti edisi, dan lain-lain (jika ada);

d. di dalam kurung ditulis tempat penerbitan diikuti tanda titik dua, nama penerbitan, dan tahun penerbitan diakhiri tanda koma; e. spasi satu huruf lalu tulis “hal.” atau ‘p.” sesuai dengan bahasa referensi buku yang dikutip dan diikuti nomor halaman yang dikutip.

Contoh:

¹²David M. Levin, David Stephan, and Timothy C. Krehbiel, Statistics For Managers, 3rd, (New Jersey: Pearson Education, 2002), hal. 100.

¹³Riduwan dan Sunarto, Pengantar Statistika: Untuk Penelitian Pendidikan, Sosial, Ekonomi, Komunikasi, dan Bisnis, (Bandung : Alfabeta, 2012), hal. 107.

Buku yang Lebih dari Tiga Pengarang atau Editor

Buku yang ditulis oleh lebih dari tiga pengarang, maka ditulis:

a. nama pengarang pertama atau nama editor diakhiri tanda koma;

b. ditulis “dkk” (dan kawan kawan) untuk judul buku dalam Bahasa Indonesia atau “et.al” ( latin et alia – dan kawan-kawan) atau “eds,” (editors) jika judul dalam Bahasa Inggris;

c. tulis judul dan dimiringkan serta semua huruf awal ditulis dengan huruf besar;

d. di dalam kurung ditulis tempat penerbitan, titik dua, nama penerbitan, dan tahun penerbitan diakhiri tanda koma;

e. spasi satu huruf lalu tulis “hal.” atau “p.” sesuai dengan bahasa referensi buku yang dikutip; tanda titik dan diikuti nomor halaman yang dikutip.

Perhatikan: baik buku yang berbahasa Indonesia maupun yang berbahasa Inggris jika editor satu orang, maka menggunakan singkatan ed., namun jika editor dua orang atau lebih menggunakan singkatan eds.

Contoh:

¹⁴Barbara Fawcett and others, eds. Practice and Research in Social Work: Postmodern Feminist Perspectives, (London: Routledge, 2000), p. 65.

¹⁵Subandi Ibrahim, dkk., Hegemoni Budaya, (Yogyakarta: Bentang, 1997), hal. 52.

Tanpa Tahun dan juga kurang informasi tentang penerbit

Buku yang kurang informasi tentang penerbit, juga tidak jelas tahun penerbitan, maka ditulis:

a. nama lembaga atau institusi di mana buku berasal atau nama pengarang diakhiri dengan tanda koma;

b. judul dimiringkan diakhiri dengan tanda koma;

c. di dalam kurung ditulis lokasi di mana buku di peroleh, nama penerbitan (jika ada), diakhiri dengan tanda koma, t.t. (tanpa tahun) untuk buku Bahasa Indonesia atau n.d. (no date) untuk buku yang berbahasa Inggris diakhiri dengan tanda koma;

d. tulis “hal.” atau “p.” sesuai dengan bahasa buku diakhiri dengan tanda titik dan tulis nomor halaman yang dikutip diikuti dengan tanda titik.

Contoh:

¹⁸Partai Aceh (PA), Penetapan Calon Gubernur, (Aceh, Banda Aceh, t.t.), hal. 3.

¹⁹S.D. Gtein, Studies in Islamic History and Institutions, (Leiden: E.J. Brill, n.d), p. 34.

Cara Membuat Footnote Buku Tanpa Nama Pengarang

Cara membuat Footnote selanjutnya yaitu dari buku yang tidak jelas nama pengarang, maka ditulis:

a. Judul buku dimiringkan dengan diakhiri tanda koma.

b. Di dalam kurung ditulis nama tempat penerbitan diikuti titik dua, nama penerbitan, dan tahun penerbitan diakhiri dengan tanda koma.

c. Tulis “hal” dan “p” sesuai dengan bahasa buku dan diakhiri tanda titik dan tulis nomor halaman yang dikutip diakhiri dengan tanda titik.

Contoh:

²⁰Perdagangan Aceh Pada Abad ke XVI, (Banda Aceh: Pustaka, 1901), hal. 10.

²¹The Men’s League Handbook on Women’s Suffrage, (London: Thames & Hudson, 1912), p. 23.

Cara Membuat Footnote Bab Buku atau Bagian lain dari Buku

Kutipan yang diambil dari koleksi artikel atau bab oleh pengarang yang berbeda dalam satu buku atau satu artikel dari buku yang ditulis tim, maka ditulis:

a. nama pengarang asli diakhiri dengan tanda koma;

b. judul tulisan yang dikutip yang diapit dengan tanda kutip diakhiri dengan tanda koma;

c. tulis kata “di dalam” atau “in” sesuai dengan bahasa buku lalu tulis judul buku yang dimiringkan dan diakhiri dengan tanda koma;

Baca juga : Pengertian Pendidikan Karakter

d. tulis judul buku yang dimiringkan diikuti tanda koma’

e. tulis ed (s) diakhiri dengan tanda koma; f. di dalam kurung tulis nama tempat penerbitan, titik dua, nama penerbitan, dan tahun penerbitan diakhiri tanda koma dan tulis “hal” atau “p” dan nomor halaman yang diikuti.

Contoh:

²²Khatib A. Latief, “Bibliometrics dan Hukum-Hukumnya: Suatu Pengantar”, di dalam Demensi Metodelogis I, ed. Hermansyah, (Denpasar: Pustaka Larasan, 2014), hal.90

²³John D. Kelly, “Seeing Red: Mao Fetishism, Pax Americana, and the Moral Economy of War,” in Anthropology and Global Counterinsurgency, ed. John D. Kelly et al., (Chicago: University of Chicago Press, 2010), p.77.

Cara Membuat Footnote Artikel dari Majalah

Cara membuat footnote yang terakhir adalag berdasarkan artikel yang dikutip di dalam majalah, maka ditulis:

a. nama pengarang diikuti dengan koma;

b. judul artikel dengan huruf kecil yang dimiringkan dan semua huruf awal kata dengan huruf besar diakhiri dengan tanda koma,

c. nama majalah diakhiri dengan tanda koma;

d. volume (jika ada) dan nomor majalah atau bulan terbit majalah;

e. di dalam kurung tulis tahun nama tempat penerbitan, penerbit majalah diakhiri dengan tanda koma; f. tulis “hal” atau “p” sesuai dengan bahasa majalah dikhiri dengan tanda titik dan tulis nomor halaman diakhiri dengan tanda titik.

Contoh

³⁰P. A Bernstein and D.W. Shipman, The Correctness of Concurrency Control Mechanism in a System for Distributed Database, ACM Trans on Database System, No.5, (1980), p. 52-68.

³¹Linus Simanjutak, Andaikan Kolam Itu Bumi Kita, Suara Alam, No. 9, (1980), hal.18.

Demikianlah cara membuat footnote/ kutipan dalam pembuatan karya ilmiah anda, untuk selanjutnya ada bisa mencoba belajar membuat beberapa kutipan anda sendiri. selamat mencoba …