Sejarah Peringatan Hari Media Sosial 10 Juni

  • 3 min read
  • Nov 28, 2020

Perkembangan media sosial saat ini sangat pesat, banyak sekali perusahaan membuat platform media sosial, inilah sejarah hari media sosial.

Pengertian media sosial

Media sosial atau sering disalahtuliskan sebagai sosial media adalah sebuah media daring, dengan para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi.

Baca juga : Peringatan Sejarah Hari Keluarga Internasional

Media sosial juga menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial, dan wiki.

Wikipededia juga merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.

Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial dengan sebuah pernyataan sebagai berikut.

“sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.

Sehingga dari sini media sosial mencakup beberapa banyak dan sebarapa luas jangkauan agar bisa saling terhubung dan banyak penggunanya.

Klasifikasi Media Sosial

Karena begitu banyaknya perkembangan media sosial, sampai saat ini media sosial dapat di klasifikasikan sebagai berikut.

Media Sosial Kolaborasi

Situs web mengizinkan penggunanya untuk dapat mengubah, menambah, ataupun menghapus konten-konten yang ada di situs web ini sebab sumbernya. Contohnya Wikipedia.

Media Blog atau Mikroblog

Pada media ini pengguna lebih bebas dalam mengekspresikan sesuatu di blog, seperti curhat (curahan hati) atau kritik terhadap kebijakan pemerintah. Contohnya Twitter.

Media Sosial Konten

Para pengguna situs web ini saling berbagi konten-konten media, seperti video, gambar, dan buku-el (buku elektronik) dan konten yang menarik lainnya. Contohnya YouTube.

Media Situs Jejaring Sosial

Aplikasi yang di dalamnya terdapat “izin” bagi pengguna untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain yang dekat.

Informasi pribadi itu bisa berbentuk foto-foto atau video atau kadang berbentuk keterangan autobiografi. Contohnya Facebook.

Vitual Game

Dunia permainan virtual, merupakan replikasi “lingkungan” 3D (tiga dimensi), user atau pengguna bisa muncul dalam bentuk avatar-avatar yang diinginkan.

Terkadang juga dapat berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. Contohnya permainan daring (online game).

Virtual Dunia Sosial

Pada dunia virtual sosial, yang di dalamnya seorang pengguna merasa hidup di dunia virtual, sama seperti virtual game world, berinteraksi dengan lain orang.

Baca juga : Sejarah Peringatan Hari Maritim Nasional, 21 Agustus 1945

Namun, Virtual social world yang sifatnya lebih bebas dan lebih ke arah kehidupan nyata atau realistis. Contohnya second life.

Perkembangan Jejaring Sosial

Siklus perkembangan media sosial sungguh pesat, bisa dilihat dari banyaknya jumlah anggota yang dimiliki masing-masing situs jejaring sosial.

No Nama situs Jumlah member
1 Facebook 2.047.000.000
2 Youtube 1.500.000.000
3 WhatsApp 1.200.000.000
4 Facebook Messenger 1.200.000.000
5 WeChat 938.000.000
6 QQ 861.000.000
7 Instagram 700.000.000
8 Qzone 638.000.000
9 Tumblr 357.000.000
10 Twitter 328.000.000
11 Sina Weibo 313.000.000
12 Baidu Tieba 300.000.000
13 Skype 300.000.000
14 Viber 260.000.000
15 Snapchat 255.000.000
16 Reddit 250.000.000
17 LINE 214.000.000
18 Pinterest 175.000.000

Catatan Perkembangan Media Sosial

Perkembangan media sosial didunia banyak ditemui berikut ini adalah perkembangan sejarah hari media sosial didunia.

Tahun 1978, merupakan awal ditemukan sistem papan buletin, awal dimungkinkannya seseorang untuk dapat berhubungan dan berkomunikasi dengan orang lain.

Mereka menggunakan surat elektronik, atau mengunggah dan mengunduh perangkat lunak, yang semua itu dilakukan menggunakan saluran telepon yang terhubung modem.

Tahun 1995, ditemukan GeoCities, situs ini merupakan Web Hosting, yaitu layanan penyewaan untuk penyimpanan data situs web.

Bagaimana agar bisa diakses dari mana saja dan temuan ini menjadi tonggak berdirinya situs-situs web lain.

Tahun 1997, ditemukan situs jejaring sosial pertama yaitu Sixdegree.com walaupun sebenarnya pada tahun 1995 telah ditemukan situs Classmates.com.

Situs yang juga merupakan jejaring sosial. Namun, Sixdegree.com dianggap lebih “menawarkan” sebuah situs jejaring sosial dibanding Classmates.com.

Tahun 1999, ditemukan situs untuk membuat blog pribadi, yaitu Blogger. Situs ini “menawarkan” kepada penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri.

Sehingga pengguna dari Blogger ini bisa memuat hal tentang apapun, termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah.

Baca juga : Peringatan Sejarah Hari Penyu Sedunia

Sehingga dapat dikatakan blogger ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah media sosial di dunia.

Tahun 2002, setelah ditemukannya Friendster, situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi booming, dan keberadaan media sosial menjadi fenomenal.

Tahun 2003, berdiri LinkedIn, yang tidak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga dapat digunakan untuk mencari pekerjaan.

Sehingga fungsi media Sosial makin berkembang hingga banyak platform – platform dengan berbagai bentuk.

Tahun 2003, berdiri MySpace, yang “menawarkan” kemudahan dalam menggunakannya karena fitur yang mudah.

Sehingga MySpace dapat dikatakan sebagai situs jejaring sosial yang “user friendly” artinya sangat bersahabat dengan pengguna.

Tahun 2004, mulai didirikan Facebook, situs jejaring sosial yang terkenal hingga kini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak.

Tahun 2006, didirikan Twitter, situs jejaring sosial yang berbeda dengan fitur media sosial yang lainnya.

karena pengguna dari Twitter hanya bisa mengupdate status atau yang bernama Tweet ini dan dibatasi 140 karakter.

Tahun 2010, ditemukan Instagram, situs jejaring sosial yang penggunanya dimungkinkan untuk membagikan konten.

Konten tersebut seperti foto, video, informasi, dan berbagai tulisan/artikel dengan mudah, awalnya hanya untuk pengguna iOS.

Tahun 2011, mulai ditemukan LINE, situs jejaring sosial yang penggunanya dapat berbagi foto, video, dan percakapan dengan pengguna lain.

Tahun 2011, juga ditemukan Google+, yang diluncurkan oleh Google, yang pada awal peluncuran Google+.

Fiturnya hanya sebatas pada orang yang telah diundang oleh Google. Setelah itu Google+ diluncurkan secara umum.

Demikianlah Sejarah hari media sosial yang dapat kamu jadikan sebagai pengetahuan ya, jangan lupa share dan komen ya!

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.