10 Hari Besar Agama Islam dan sejarahnya

  • 5 min read
  • Sep 21, 2020

Specialdays.Id – Halo sobat spesial, ngomong masalah hari besar agama islam nih. Kira – kira kamu udah tau belum apa saja sih hari besar agama islam? Sebelum kita membahasa lebih lanjut kita harus faham dulu nama bulan dalam islam.

Ini adalah Nama – nama bulan dalam islam, nama – nama ini dapat kita temui di kalender pada umumnya. Kalau kalender pada umumnya itu namanya kalender masehi. Sedangkan, kalender milik islam adalah kalender hijriah.

Baca Juga : Catatan Sejarah Peristiwa Penting 22 April dalam sejarah panjang manusia

Berikut ini merupakan nama-nama bulan pada Kalender Hijriyah

Bulan pertama adalah Muharram
Bulan kedua adalah Safar
Bulan ketiga adalah Rabiul Awal
Bulan ke empat adalahRabiul Akhir
Bulan ke lima adalahJumadil Awal
Bulan ke enam adalahJumadil Akhir
Bulan ke tujuh adalahRajab
Bulan ke delapan adalah Sya’ban
Bulan ke sembilan adalah Ramadhan
Bulan ke sepuluh adalah Syawal
Bulan ke sebelas adalah Dzulkaidah
Bulan ke dua belas Dzulhijjah

Dalam perhitungan kalender hijriyah, awal hari diawali dari terbenamnya Matahari, sedangkan kalender Masehi mengawali hari pada saat tengah malam.

Dasar Hukum penggunaan Kalender Hijriah terdapat dalam Al – Qur’an. Seperti dijelaskan dalah surah At-Taubah ayat 38 yang artinya:

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram…”. (Q.S At taubah : 38)

Untuk hari besar agama islam beserta penjelasan maknan serta sejarahnya sebagai berikut :

1 Muharram adalah peringatan Tahun Baru Hijriyah

1 Muharram adalah awal bulan pada tahun Hijriyah.  Sejarah 1 Muharram Tahun Baru Islam ditandai dengan peristiwa besar yakni peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Perhitungan Tahun Baru Islam bermula di masa Umar bin Khattab R.a. tepatnya 6 tahun pasca-wafatnya Nabi Muhammad SAW. Umar bin Khatab bermusyawarah dengan para sahabat dan singkat kata, mereka pun berijma untuk menjadikan momentum dimana terjadi peristiwa hijrah Nabi sebagai awal mulai perhitungan tahun dalam Islam.

Baca Juga :  Sejarah Kemenangan Turki, 30 Agustus 1922

Sebelum mengenal kalender Islam atau kalender Hijriah, masyarakat Arab mengenal tahun dengan menamainya menggunakan peristiwa penting yang terjadi di tahun tersebut. Dalam bulan Muharram disunahkan untuk berpuasa, bahkan puasa dibulan Muharram merupakan puasa yang paling utama sesudah puasa pada bulan Ramadhan. Rasulullah SAW menganjurkan kaum muslimin untuk melakukan puasa sebanyak-banyaknya pada bulan Muharram.

10 Muharram adalah peringatan Hari Asyurra

Tanggal 10 bulan muharram merupakan Hari Asyura yang bersejarah. Pada hari tersebut pada Zaman jahiliyah bangsa Arab memuliakan dan memasang kiswah ka’bah. Ketika Nabi Muhammad saw sampai di madinah beliau mendapati orang – orang Yahudi berpuasa dihari itu , maka beliau bertanya :
Kenapa kalian berpuasa ? , Maka mereka menjawab :
“Hari ini adalah hari dimana Allah menyelamatkan musa dari Fir’aun , lalu nabi Musa berpuasa sebagai tanda syukur kepada Allah swt , lalu kamipun berpuasa “ . Maka Nabi Muhammad saw bersabda :
“Kami lebih berhak untuk mengikuti Musa dari kalian,” Maka beliaupun berpuasa dan memerintahkan untuk berpuasa dihari Asura .

Pada hadis riwayat muslim dijelaskan seperti berikut ini : “Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Berdasarkan hadist Ibnu Abbas ra, bahwasanya ia berkata : Ketika Rasulullah saw. berpuasa pada hari ‘Asyura’ dan memerintahkan kaum muslimin berpuasa, para shahabat berkata :
” Wahai Rasulullah ini adalah hari yang diagungkan Yahudi dan Nasrani”. Maka Rasulullah pun bersabda :”Jika tahun depan kita bertemu dengan bulan Muharram, kita akan berpuasa pada hari kesembilan. “ (H.R. Bukhari dan Muslim).

12 Rabiul Awal adalah hari Peringatan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

12 Rabiul Awal merupakan hari peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan wafatnya Nabi Muhammad SAW. Para ulama ahli sejarah menyatakan bahwa beliau meninggal pada hari senin tanggal 12 Rabi’ul Awal tahun 11 H dalam usia 63 tahun lebih empat hari.

Hari peringatan maulid nabi ini pertama kali dilakukan oleh Sultan Salahuddin Al-Ayyubi. Dalam peringatannya beliau menceritakan tentang sejarah kelahiran nabi sampai dengan perjuangan Nabi untuk Umatnya yang patut dijadikan contoh atau sebagai suri tauladan yang baik untuk umatnya. Hukum memperingati maulid nabi adalah bid’ah hasanah yang bertujuan untuk meneladani akhlak terpuji dan membesarkan junjungan nabi Agung kita Muhammad SAW.

Baca Juga : Catatan Sejarah Peristiwa Penting 23 April dalam sejarah manusia

27 Rajab adalah Hari peringatan Isra’ Mi’raj nabi muhammad SAW

Pada tanggal 27 Rajab diperingati dengan hari besar Isra’ Mi’raj. Pada peristiwa ini adalah peristiwa perjalanan Nabi Muhammad Masjidil Haram (Masjid suci) di Mekkah ke Masjidil Aqso di Yerussalem. Peristiwa Mi’raj adalah kenaikan Nabi Muhammad dari Masjidil Aqso menuju ke sidratul muntaha untuk menerima tugas.

Baca Juga :  Hari Aksara Internasional, 8 September 1967

Kedua peristiwa ini berlangsung dalam satu malam, perjalanan arti dan hikmah dari peringatan Isra dan Mi’raj adalah : ‘diterimanya perintah sholat lima waktu dalam sehari semalam, yaitu Isya, Subuh, zuhur/lohor, Ashar dan Maghrib, kesemuanya ini adalah tauhid karena kekuasaan Allah swt semata.

1 Ramadhan adalah peringatan Awal Bulan Puasa

Tanggal 1 Ramadhan adalah tanggal awal kita berpuasa dibulan ramadhan. Dijelaskan dalam Surah Al-Baqarah ayat 185, yang artinya :
“(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu.” (QS. Al Baqarah: 185)

Keutamaan bulan ramadhan Ramadhan adalah Bulan Diturunkannya Al Qur’an Setan-setan Dibelenggu, Pintu-pintu Neraka Ditutup dan Pintu-pintu Surga Dibuka Ketika Ramadhan Tiba, Terdapat Malam yang Penuh Kemuliaan dan Keberkahan yaitu lailatul qadar (malam kemuliaan), Bulan Ramadhan adalah Salah Satu Waktu Dikabulkannya Do’a.

17 Ramadhan terdapat peringatan malam Nuzulul Quran

17 Ramadhan adalah hari Nuzulul Quran yang merupakan hari peringatan diturunkannya dan disampaikannya firman Allah kepada Nabi Muhammad saw dengan perantaraan malaikat Jibril. Firman Allah ini kemudian dihimpun menjadi kitab suci Al-Qur’an. Peristiwa di sampaikannya firman-firman Allah ini disebut pula “malam lailatul qadar”. Malam yang lebih baik daripada seribu bulan.

1 Syawal adalah peringatan Hari Raya Idul Fitri

Tanggal 1 Syawal merupakan hari kemenangan umat Islam setelah satu bulan berpuasa pada bulan Ramadhan. Hari raya 1 syawal adlah hari bersyukur dan hari kegembiraan setelah kaum muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh pada bulan ramadhan, berpuasa adalah latihan agar manusia jadi mulia hatinya dan tinggi budinya. Selesai berpuasa pada tanggal 1 syawal orang kembali menjadi suci atau fitri.

Baca Juga :  19 Peringatan Hari Besar Agama Katolik dan Sejarahnya

9 Dzulhijah adalah Hari bagi jamaah haji Wukuf di Arafah

9 Dzulhijah merupakan tanggal dimana umat Islam yang sedang berhaji melakukan wukuf di Arafah. Sedangkan bagi umat Islam yang tidak menunaikan Ibadah Haji disunnahkan untuk melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijah. Puasa sunnah pada tanggal 9 Dzulhijah berdasarkan dalil berikut ini:

Dari Abi Qatadah Radhiyallahu ‘Anhu berkata bahwa Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda,”Puasa hari Arafah menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun sebelumnya dan tahun sesudahnya. Puasa Asyura’ menghapuskan dosa tahun sebelumnya. (HR. Jamaah, kecuali Bukhari dan Tirmizy)

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

10 Dzulhijah adalah peringatan Hari Raya Qurban atau Idul Adha

Pada tanggal 10 Dzulhijah merupakan hari besar bagi umat Islam yang disebut dengan hari raya Qurban atau disebut juga dengan lebaran Haji. Pada hari ini orang islam mulai mengerjakan ibadah haji di Mekkah, disamping itu dimana-mana di seluruh dunia orang Islam mengerjakan sholat hari Raya Iedul Fitri. Zakat fitrah dig anti dengan ibadah qurban dengan menyembelih hewan ternak untuk dibagikan kepada orang-orang fakir miskin. Ibadah haji menggambarkan bahwa hanya dengan menempuh penderitaan dan pengorbanan, orang akan sampai kepada cita-cita yang luhur dan mulia.

11-13 Dzulhijah : Hari Tasyrik

Hari besar agama islam yaitu pada tanggal 11-13 Dzulhijah umat islam di haramkan untuk melakukan puasa. Karena pada tanggal tersebut merupakan hari tasyrik yang termasuk dalam hari raya kaum muslimin yang bersambung dengan hari raya qurban. Karena itulah pada hari tasyrik tidak diperbolehkan untuk berpuasa.
Dari Nubaisyah Al-Hudzali, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hari-hari tasyriq adalah hari makan dan minum.” (HR. Muslim 1141).

Baca Juga : 25 Quotes Cinta Bahasa Jawa

Itu tadi sob, peringatan Hari besar agama islam buat kamu yang muslim yuk kita pelajari dan kita rayakan, kritik dan saran saya tunggu ya, tulis di kolom komentar dibawah ini!

Specialdays.id
Kunjungi Web Edukatif dan Inspiratif

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *