Peringatan Hari Besar Agama Hindu dan Penjelasannya

  • 4 min read
  • Sep 22, 2020

Specialdays.id – Halo sobat spesial ngebicarain Hari Besar agama hindu nih. Kira – kira udah pada tau ga ya sejarah agama hindu? Jadi, agama hindu itu dimulai dari masuknya bangsa arya ke india sejak tahun 1500 SM. Dari masuknya agama arya ke Indonesia membawa perubahan besar dalam tata kehidupan masyarakat di india tersebut.

perubahan terjadi karena bangsa arya mengadakan asimilasi atau pemasukan kebudayaan dengan bangsa Dravida sehingga dari situ lahirlah agama hindu.Selain itu bangsa arya juga menulis kitab-kitab weda sebagai keyakinan dan kepercayaan dari agama hindu, misalnya seperti kitab suci Reg Weda,Sama Weda,Yayur Weda dan Atharwa Weda.

Baca Juga : Macam – Macam peringatan Hari Besar Agama Islam

Lalu bagaimana tentang kalender sebagai penentu hari termasuk hari besar agama hindu? Jadi, kalender yang di gunakan adalah kalender Saka dan nama bulannya pun berbeda dengan nama bulan pada kalender di masyarakat lainnya.

Kalender Saka adalah sebuah kalender yang berasal dari India. Kalender ini merupakan sebuah penanggalan syamsiah-kamariah (candra-surya) atau kalender luni-solar. Era Saka dimulai pada tahun 78 Masehi. Berikut ini nama – nama bulan dalam kalender saka. Yaitu :

NoPenanggalan BaliAwalAkhirLama hariZodiak
1Cetramasa22/21 Maret20 April30/31Aries (Meṣa)
2Wesakhamasa21 April21 Mei31Taurus (Vṛṣabha)
3Jyesthamasa22 Mei21 Juni31Gemini (Mithuna)
4Asadhamasa22 Juni22 Juli31Cancer (Karkata)
5Srawanamasa23 Juli22 Agustus31Leo (Siṁha)
6Bhadrawadamasa23 Agustus22 September31Virgo (Kanyā)
7Asujimasa23 September22 Oktober30Libra (Tulā)
8Kartikamasa23 Oktober21 November30Scorpio (Vṛścik‌‌‌a)
9Margasiramasa22 November21 Desember30Sagittarius (Dhanur)
10Posyamasa22 Desember20 Januari30Capricornus (Makara)
11Maghamasa21 Januari19 Februari30Aquarius (Kumbha)
12Phalgunamasa20 Februari21/20 Maret30

Tabel : wikipedia.org

Dalam satu tahun di kalender saka itu tentunya ada beberapa perayaan hari besar agama hindu ya, yuk kita bahas!

Daftar Isi
Baca Juga :  Perayaan Hari Raya dan Sejarah Kenaikan Isa Al Masih

A. Peryaaan Hari Raya Agama Hindu diadakan Satu Kali dalam Setahun Penetuanya Berdasarkan Sasih (Pranata Masa).

Hari Raya Agama Hindu yang dilaksanakan satu kali dalam setahun ada dua yang paling populer di indonesia diantaranya yakni hari raya Nyepi dan hari raya Siwa Latri.

1. Hari Raya Nyepi (Tahun Baru Saka)

Nyepi adalah hari raya umat Hindu yang dirayakan setiap tahun Baru pada kalender Saka. Hari ini jatuh pada hitungan Tilem Kesanga (IX) yang dipercayai merupakan hari penyucian dewa-dewa yang berada di pusat samudera yang membawa intisari amerta air hidup. Untuk itu umat Hindu melakukan pemujaan suci terhadap mereka.

2. Hari Raya Siwaratri (Hari Turunnya Dewa Siwa)

Siwaratri merupakan sebuah festival dan hari raya umat Hindu yang diselenggarakan setiap tahun untuk memperingati hari turunnya TUHAN/Siwa. Festival ini dikenal juga dengan sebutan padmarajaratri. Alternatif nama atau sebutan adalah Maha Siwaratri. Siwaratri secara harfiah berarti malam agung turunnya Siwa.

Specialdays.id
Kunjungi Web Edukatif dan Inspiratif

B. Peringatan Hari Raya Agama Hindu yang dilaksanakan Dua Kali Setahun Penentuanya Berdasarkan Wuku

Hari Raya Umat Hindu yang dilaksanakan berdasarkan Wuku dapat dibedakan menjadi beberapa jenis di antaranya yakni Hari raya Galungan, Hari Raya Kuningan, Hari Raya Saraswati, dan Hari Raya Pagerwesi. Adapun Hari Raya tersebut sebagai berikut:

1. Peringatan Hari Raya Galungan

Peringatan Hari raya Galungan dirayakan oleh umat Hindu setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali yaitu pada hari Budha Kliwon Dungulan sebagai hari kemenangan Dharma melawan Adharma.

2. Peringatan Hari Raya Kuningan

Peringatan Hari raya Kuningan adalah hari raya yang dirayakan umat Hindu Dharma di Bali. Perayaan ini jatuh pada hari Saniscara, Kliwon, wuku Kuningan. Hari raya ini dilaksanakan setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali. Sepuluh hari setelah hari raya Galungan.

Baca Juga : Catatan Peristiwa Penting setiap tanggal 24 April Sepanjang sejarah kehidupan Manusia

3. Peringatan Hari Raya Saraswati

Peringatan Hari Raya Saraswati adalah hari turunnya Ilmu Pengetahuan. Umat Hindu Dharma di Bali merayakannya setiap 210 hari, dengan menggunakan perhitungan kalender Bali pada Sabtu, Umanis, Watugunung. Pada hari saraswati dilakukan pemujaan pada Dewi Saraswati sebagai Dewi Ilmu Pengetahuan dan Seni.

Baca Juga :  Hari Industri Kecil, 30 Agustus 2000

4. Peringatan Hari Raya Pagerwesi

Peringatan Hari Raya Pagerwesi jatuh setiap Rabu Kliwon wuku Sinta. Hari ini dirayakan untuk memuliakan Ida Sanghyang Widhi Wasa dengan manifestasinya sebagai Sanghyang Pramesti Guru.

C. Peringatan Hari Besar Agama Hindu Jika dilihat Berdasarkan Pakuwon.

1. Peringatan Hari Budha Kliwon (Pemujaan Dewa Siwa)

Buda Kliwon adalah hari raya pemujaan terhadap dewatanya Sanghyang Siwa Mahadewa sebagai dewanya segala dewa. Pada hari ini dalam Kalender Bali sangat baik untuk melaksanakan sembah bhakti pada ista dewata. Pada hari raya ini Manusia memohon anugrah keselamatan, dan memohon peleburan mala/kekotoran yang ada di Bhuwana Agung dan Bhuwana Alit.

2. Peringatan Hari Tumpek

Peringatan Tumpek adalah perayaan upacara umat hindu yang dirayakan setiap bertemunya hari sabtu atau dina saniscara dengan kliwon (“panca wara”; rumus perhitungan wariga dan dewasa ayu dalam kalender bali) demikian disebutkan dalam kutipan artikel Parisada Hindu Dharma, Tumpek Landep dan Pengertiannya.

3. Peringatan Hari Budha Wage

Peringatan Hari budha wage disebut pesucian/ peyogan Sang Hyang Manik Galih yang menurunkan Sang Hyang Ongkara Mreta di bumi. Pemujaan dilakukan di sanggah Kemulan dan di atas tempat tidur. Upakaranya: Canang reresik, Canang Yasa, asap dupa dan harum-haruman. Dihaturkan di sanggah Kemulan, memuja Dewi Sang Hyang Cri Nini, agar diciptakannya kemakmuran dunia dan agar hidup dan kehidupan mendapatkan keselamatan. Pada malam harinya, dilakukan Dhyana dan Yoga semadhi, menciptakan budhi suksma, melepaskan atau menutup indrya, mewujudkan satu tujuan suksma suci.

4. Peringatan Hari Budha Kliwon ( Penyucian Sang Hyang Nirmala Jati)

Peringatan Hari Budha Kliwon ini dinamai pesucian (pembersihan) Sang Hyang Ayu atau Sang Hyang Nirmala Jati. Pemujaan dilakukan di sanggah Kemulan dan di atas tempat tidur. Widhi widananya: canang reresik, canang yasa, kernbang pepayasan, puspa harum dan asap dupa astanggi. Dengan mengheningkan seluruh pikiran memohon keselamatan dunia dengan segala isinya dan keselamatan rumah tangga, agar memperoleh rahayu-werdhi dirgha yusa. Setelah upacara dilaksanakan, bersembahyang, kemudian dilakukan metirtha gocara.

Baca Juga :  Sejarah Berdirinya Google, 4 September 1998

5. Peringatan Hari Budha Wage Klawu atau Budha Wage Cemeng

Perayaan Buda Wage Klawu atau Buda Cemeng merupakan hari pemujaan terhadap Bhatara Rambut Sedana atau juga dikenal sebagai Dewi Laksmi, yang melimpahkan kemakmuran dan kesejahteraan. Upacara Buda Cemeng ini jatuh pada hari Rabu Wage wuku Klawu yang diperingati setiap 210 hari atau 6 bulan sekali.

6. Hari Raya Anggara Kasih (Sang Hyang Ludra)

Peringatan meyoga Ida Sang Hyang Ludra, untuk membasmi segala kekotoran (leteh-letuh) di bumi, termasuk kekotoran tubuh, lahir dan batin. Widhi-widhana berupa canang reresik, canang puspa wangi-wangian, menyan astanggi dan asap harum dihaturkan ke hadapan Dewa Sang Hyang Ludra, untuk mohon belas kasihnya melebur dan membersihkan segala kekotoran dan kenistaan. Selesai bersembahyang dilakukan metirtha gocara.

7. Peringatan Hari Raya Saniscara Kliwon

Hari ini bernama tumpek, turunnya Sang Hyang Widhi Wiçesa. Pada hari ini kita hendaknya selalu mengingat Sang Hyang Widhi Wiçesa (Sang Hyang Widhi Tunggal), yang mengaruniakan Sanghyang Dharma dan tatwa-tatwa / ilmu-ilmu pengetahuan. Pada hari tumpek ini dihaturkan upacara di sanggah / pemerajan, di pura, kahyangan dan parhyangan dengan upakara: canang burat wangi, canang yasa, canang reresik, puspa serba harum dan asap dupa astanggi.

Baca Juga : Catatan Sejarah Peritiwa setiap tanggal 23 April dalam sejarah panjang manusia

Itu tadi peringatan Hari Besar Agama Hindu, buat kamu yang beragama hindu tetap semangat dalam beribadah ya! Jangan lupa tinggalkan kritik dan saran di kolom komentar di bawah ini!

 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *