Sejarah Peringatan Hari Besar Agama di Indonesia

  • 5 min read
  • Sep 28, 2020

Specialdays.id – Halo, sobat Spesial berbicara mengenai hari besar agama di Indonesia, ada 6 agama yang mayoritas berada di Indonesia, tentunya dari enam agama ini memiliki hari besar masing – masing disini akan kita bahas mengenai 6 hari besar agama di indonesia.

Perlu difahami adanya banyak agama di indonesia bukanlah ajang untuk saling membandingkan antara agam satu dengan yang lain. Namun, dengan adanya berbagai macam agama di Indonesia menjadikan indonesia negara yang kaya akan budaya, ras, suku bahkan agama.

Berikut ini adalah enam hari besar agama di indonesia serta penjelasan mengenai agama itu sendiri.

1. Agama Islam

Foto : https://Wikipedia.id/persebaran-muslim-indonesia

Agama Islam adalah salah satu agama dari kelompok agama yang diterima oleh seorang nabi (agama samawi) yang mengajarkan monoteisme tanpa kompromi, iman terhadap wahyu, iman terhadap akhir zaman, dan tanggung jawab. Bersama para pengikut Yudaisme dan Kekristenan, seluruh muslim–pengikut ajaran Islam–adalah anak turun Ibrahim. Islam diikuti oleh 1,8 miliar orang di seluruh dunia sehingga menjadi agama terbesar kedua setelah Kristen.

Negara Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk muslim terbanyak di dunia, dengan 87,18% dari jumlah penduduk adalah penganut ajaran Islam. Mayoritas muslim dapat dijumpai di wilayah barat Indonesia (seperti di Jawa dan Sumatra) hingga wilayah pesisir Pulau Kalimantan. Sedangkan di wilayah timur Indonesia, persentase penganutnya tidak sebesar di kawasan barat.

Secara Historis, Sejarah Islam di Indonesia sangatlah kompleks dan ini mencerminkan keanekaragaman dan kesempurnaan tersebut kedalam kultur. Pada abad ke-13, sebagian besar pedagang orang Islam dari Gujarat, India tiba di pulau Sumatra, Jawa dan Kalimantan (misalnya, sekitar tahun 1297 telah ada jemaah di Peureulak, Aceh Timur). Hindu yang dominan beserta kerajaan Buddha, seperti Majapahit dan Sriwijaya, mengalami kemunduran, dimana banyak pengikutnya berpindah agama ke Islam. Dalam jumlah yang lebih kecil, banyak penganut Hindu yang berpindah ke Bali, sebagian Jawa dan Sumatra. Dalam beberapa kasus, ajaran Islam di Indonesia dipraktikkan dalam bentuk yang berbeda jika dibandingkan dengan Islam daerah Timur Tengah.

Baca Juga :  Hari Radio Republik Indonesia, 11 September 1945

Islam memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan Tahun Baru Hijriah, Idul Adha, Idul Fitri, Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Islam silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Hari Besar Agama Islam

2. Agama Kristen

Berdasarkan bahasa Indonesia, istilah “Kristen” diperuntukkan khusus untuk menyebut gereja reformis (Protestan). Namun, sejarah kekristenan di Indonesia di sini juga mencakup sejarah Katolik di Indonesia. Kekristenan, yakni Gereja Asiria Timur beraliran Nestorianisme telah hadir di Nusantara di Sumatra Utara pada abad ke-7. Fakta ini ditegaskan kembali oleh Prof. Dr. Sucipto Wirjosuprapto.

Fakta ini dapat dimengerti dengan penelitian dan rentetan berita dan kesaksian yang tersebar dalam jangka waktu dan tempat yang lebih luas. Berita tersebut dapat dibaca dalam sejarah kuno karangan seorang ahli sejarah Shaykh Abu Salih al-Armini yang menulis buku “Daftar berita-berita tentang Gereja-gereja dan pertapaan dari provinsi Mesir dan tanah-tanah di luarnya”.

yang memuat berita tentang 707 gereja dan 181 pertapaan Serani yang tersebar di Mesir, Nubia, Abbessinia, Afrika Barat, Spanyol, Arabia, India dan Indonesia. Dengan terus dilakukan penyelidikan berita dari Abu Salih al-Armini kita dapat mengambil kesimpulan kota Barus yang dahulu disebut Pancur dan saat ini terletak di dalam Keuskupan Sibolga di Sumatra Utara adalah tempat kediaman umat Katolik tertua di Indonesia. Di Barus juga telah berdiri sebuah Gereja dengan nama Gereja Bunda Perawan Murni Maria (Gereja Katolik di Indonesia, seri 1, diterbitkan oleh KWI).

Agama Kristen memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan seperti Kamis Kenaikan, Kamis Kudus, atau Hari Kenaikan, memperingati Kenaikan Yesus ke surga. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Kristen silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Hari Besar Agama Kristen

3. Agama Katolik

Foto : Wikipedia.org/pesebaran-agama-katolik

Istilah “Katolik” (dengan huruf k besar) pertama kali digunakan pada permulaan abad ke-2 sebagai sebutan bagi seantero Dunia Kristen. Dalam ranah eklesiologi, istilah ini memiliki sejarah yang panjang dan digunakan dengan berbagai makna. Di Indonesia, kata ini dapat berarti “hal ihwal agama Kristen Katolik” maupun “hal ihwal ajaran dan amalan bersejarah Gereja Barat”. Kata ini digunakan banyak orang Kristen sebagai sebutan bagi Gereja Semesta atau segenap orang yang beriman kepada Yesus Kristus tanpa pandang denominasi, dan digunakan pula dengan makna yang lebih sempit sebagai sebutan bagi kekatolikan, yang mencakup beberapa gereja bersejarah dengan keyakinan-keyakinan pokok yang sama.

Baca Juga :  Perkembangan dan Sejarah Bola Voli di Indonesia

Katolikos, gelar pemimpin tertinggi di sejumlah Gereja Timur, juga berasal dari akar kata yang sama. Istilah ini sudah lekat pada nama persekutuan Kristen terbesar di dunia, yakni Gereja Katolik. Tiga cabang utama agama Kristen di Dunia Timur, yakni Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, dan Gereja Persia, senantiasa menyebut diri Katolik, seturut tradisi rasuli dan syahadat Nikea. Jemaat-jemaat Anglikan, Lutheran, dan sejumlah jemaat Metodis percaya bahwa gereja-gereja mereka juga “Katolik”, dalam arti merupakan kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia yang didirikan oleh rasul-rasul Kristus.

Kendati demikian, tiap-tiap Gereja memaknai istilah “Gereja Katolik” secara berbeda-beda. Sebagai contoh, baik Gereja Katolik, Gereja Ortodoks Timur, Gereja Ortodoks Oriental, maupun Gereja Persia menegaskan bahwa denominasinya adalah kelanjutan dari Gereja Perdana sedunia, sementara semua denominasi lain hanyalah pecahannya.

Agama Katolik memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan seperti Epifani. Hari Kamis dalam Minggu Paskah. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Katolik silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Perayaan Hari Besar Agama Katolik

4. Agama Hindu

Foto : Wikipedia.org/pesebaran-agama-hindu

Agama Hindu (disebut pula Hinduisme) merupakan agama dominan di Asia Selatan terutama di India dan Nepal yang mengandung aneka ragam tradisi. Agama ini meliputi berbagai aliran di antaranya Saiwa, Waisnawa, dan Sakta serta suatu pandangan luas akan hukum dan aturan tentang “moralitas sehari-hari” yang berdasar pada karma, darma, dan norma kemasyarakatan. Agama Hindu cenderung seperti himpunan berbagai pandangan filosofis atau intelektual, daripada seperangkat keyakinan yang baku dan seragam.

Agama Hindu disebut sebagai “agama tertua” di dunia yang masih bertahan hingga kini,[a] dan umat Hindu menyebut agamanya sendiri sebagai Sanātana-dharma, artinya “darma abadi” atau “jalan abadi” yang melampaui asal mula manusia. Agama ini menyediakan kewajiban “kekal” untuk diikuti oleh seluruh umatnya tanpa memandang strata, kasta, atau sekte seperti kejujuran, kesucian, dan pengendalian diri.

Baca Juga :  Hari Kemerdekaan Brasil, 7 September 1822

Agama Hindu memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan seperti Hari raya nyepi, galungan, kuningan. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Hindu silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Hari Besar Agama Hindu di Indonesia

5. Agama Buddha

Foro : wikipedia.org/pesebaran-agama-buddha

Agama Buddha atau Buddhisme adalah agama terbesar keempat di dunia dengan lebih dari 520 juta pengikut, atau lebih 7% populasi dunia, yang dikenal sebagai Buddhis. Agama Buddha meliputi beragam tradisi, keyakinan dan kepercayaan, dan praktik spiritual yang sebagian besar berdasarkan pada ajaran-ajaran awal yang dikaitkan dengan Buddha dan menghasilkan filsafat yang ditafsirkan. Agama Buddha lahir di India kuno sebagai suatu tradisi Sramana sekitar antara abad ke-6 dan 4 SM, menyebar ke sebagian besar Asia.

Agama Buddha memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan seperti Hari raya Waisak, Visakah puja dll. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Buddha silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Agama Budhha di Indonesia

6. Agama Konghucu

Foto : Wikipedia.org/pesebaran-agama-konghucu-indonesia

Agama Khonghucu adalah istilah yang muncul sebagai akibat dari keadaan politik di Indonesia. Agama Khonghucu lazim dikaburkan makna dan hakikatnya dengan Konfusianisme sebagai filsafat. Konfusianisme muncul dalam bentuk agama di beberapa negara seperti Korea, Jepang, Taiwan, Hong Kong dan Tiongkok. Dalam bahasa Tionghoa, agama Khonghucu sering kali disebut sebagai Kongjiao atau Rujiao.

Agama Konghucu atau Konfunisme memiliki banyak Perayaan Hari Besar seperti Peringatan  Hari tahun baru imlek, sien beng dll. Untuk lebih legkapnya tentang Hari Besar Agama Konghucu silahkan klik link di bawah ini.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Hari Besar Agama Konghucu di Indonesia

 

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *