Sejarah Peringatan Hari Surya Sedunia, 3 Mei 2020

  • 4 min read
  • Okt 07, 2020

Specialdays.id – Seperti yang kita fahami bahwa Sumberdaya Alam Terbesar di bumi ada 2 yaitu Air dan Matahari beberapa waktu lalu kita sudah sempat merayakan Hari Bumi, kemudian di tanggal 3 Mei kita akan memperingati Hari Surya sedunia, kira – kira apa sih sejarah Hari Surya sedunia itu.

Pengertian Matahari atau Surya

Seperti yang kita tau bahwa Matahari atau Surya adalah bintang di pusat tata surya. Bentuknya nyaris bulat dan terdiri dari plasma panas bercampur medan magnet. Diameternya sekitar 1.392.684 km, kira-kira 109 kali diameter Bumi, dan massanya (sekitar 2×1030 kilogram, 330.000 kali massa Bumi) mewakili kurang lebih 99,86 % massa total tata surya.

Baca Juga : Sejarah Peringatan Hari kemerdekaan Negara Malaysia

Secara kimiawi, sekitar tiga perempat massa matahari terdiri dari hidrogen, sedangkan sisanya didominasi helium. Sisa massa tersebut (1,69%, setara dengan 5.629 kali massa Bumi) terdiri dari elemen-elemen berat seperti oksigen, karbon, neon, dan besi. Matahari saat ini bergerak melalui Awan Antarbintang Lokal (dekat Awan G) di zona Gelembung Lokal, tepatnya di dalam lingkaran terdalam Lengan Orion di galaksi Bima Sakti.

Pemakaian Simbol Matahari atau Surya dalam Kepercayaan dan Budaya

Foto : Wikipedia.org

Matahari telah menjadi simbol penting di banyak kebudayaan sepanjang peradaban manusia. Dalam mitologi yang dimiliki oleh berbagai bangsa di dunia, matahari memiliki peranan yang sangat penting di dalam kehidupan masyarakatnya. Matahari dikenal dengan nama yang berbeda-beda pada tiap kebudayaan dan sering kali disembah sebagai dewa.

Baca Juga :  Sejarah Hari Konstitusi Indonesia, 18 Agustus 2008

1. Matahari di sebut sebagai Dewa Ra

Ra (atau Re) adalah dipuja sebagai Dewa Matahari sekaligus pencipta di kebudayaan Mesir Kuno. Pada hieroglif, matahari digambarkan sebagai sebuah cakram. Ra menyimbolkan mata langit sehingga sering digambarkan sebagai cakram yang berada pada kepala burung falkon atau cakram bersayap. Dewa Ra dipercaya mengendarai kereta perang melintasi langit di siang hari. Dewa Ra juga digambarkan sebagai penjaga pharaoh atau Raja Mesir.

2. Matahari sebagai Dewa Surya

Dalam mitologi India, matahari disebut dengan nama Surya. Selain sebagai matahari itu sendiri, Surya juga dikenal sebagai dewa matahari. Kata surya berasal dari bahasa Sanskerta sur atau svar yang berakhir bersinar. Surya digambarkan sebagai dewa yang memegang keseimbangan di muka Bumi. Penyembahan matahari telah dilakukan oleh penganut kepercayaan Hindu selama ribuan tahun.

3. Surya sebagai simbol Dewi Matahari atau Amaterasu

Shintoisme merupakan agama yang berinti pada penyembahan Dewi Matahari yang bernama Amaterasu masih terus bertahan di Jepang. Jepang memiliki julukan “Negara matahari Terbit”.

4. Matahari sebagai Dewa tertinggi dalam mitologi yunani

Helios adalah dewa matahari kuno, saudara dari Selene (dewi bulan) dalam mitologi Yunani. Helios disebut juga sebagai Sol Invictus di kebudayaan Romawi. Selain itu, Helios juga merupakan sisi lain dari Apollo.

Baca Juga : Sejarah Hari Peringatan Kemenangan Turki

Perwujudan Simbol Matahari yang di hubungkan  dengan Bangunan

Foto : Wikipedia.org

1. Jam Matahari

Jam matahari adalah seperangkat alat yang dipakai sebagai penunjuk waktu berdasarkan bayangan gnomon (batang atau lempengan penanda)yang berubah-ubah letaknya seiring dengan pergerakan Bumi terhadap matahari. Jam matahari berkembang di antara kebudayaan kuno Babylonia, Yunani, Mesir, Romawi, Tiongkok, dan Jepang

Baca Juga :  Hari Kemerdekaan Kosta Rika, 15 September 1821

2. Heel Stone

Stonehenge yang terletak di Wiltshire, Inggris, memiliki pilar batu terbesar yang disebut Heelstone menandai posisi terbitnya matahari tanggal 21 Juni dengan posisi matahari tepat di utara Bumi.

3. Pilar Intihuatana

Pilar Intihuatana yang terletak di kawasan Machu Picchu adalah bangun yang didirikan oleh bangsa Inca. Pada tengah hari setiap tanggal 21 Maret dan 21 September, posisi matahari akan berada hampir tepat di atas pilar sehingga tidak akan ada bayangan pilar sama sekali.

4. Luxor dan El karmak

Observatorium kuno yang dibangun bagi Dewa Ra masih dapat ditemui di Luxor, sebuah kota di dekat Sungai Nil di Mesir. Sedangkan El Karmak adalah kuil yang juga dibangun untuk Dewa Ra dan terletak di timur laut Luxor. Ratusan obelisk Mesir yang berfungsi sebagai jam matahari pada masanya juga dapat ditemukan di Luxor dan Heliopolis (kota matahari).

5. Surya Deula

Salah satu bangunan terkenal yang didedikasikan untuk Surya dibangun pada abad ke 13 bernama Surya Deula (Candi Matahari) yang terletak Konarak, India.

6. Kalender Batu Aztech

Kalender Aztec dipahat di atas sebuah baru berbentuk lingkaran. Isinya adalah 365 siklus kalender berdasarkan matahari dan 260 siklus ritual. Kalender batu Aztec ini kini disimpan di National Museum of Anthropology and History di Chapultepec Park, Mexico City.

Peran dan Manfaat Matahari bagi Kehidupan

Matahari atau Surya adalah sumber energi terbesar bagi kehidupan. Matahari memiliki banyak manfaat dan peran yang sangat penting bagi kehidupan yaitu:

1. Panas matahari memberikan suhu yang pas untuk kelangsungan hidup organisme di Bumi. Bumi juga menerima energi matahari dalam jumlah yang pas untuk membuat air tetap berbentuk cair, yang mana merupakan salah satu penyokong kehidupan.

Baca Juga :  2 Strategi dalam Sejarah Dakwah Nabi Muhammad SAW

2. Cahaya matahari dimanfaatkan secara langsung oleh tumbuhan berklorofil untuk melangsungkan fotosintesis, sehingga tumbuhan dapat tumbuh serta menghasilkan oksigen dan berperan sebagai sumber pangan bagi hewan dan manusia.

3. Pembangkit listrik tenaga matahari (panel Surya) adalah moda baru pembangkit listrik dengan sumber energi terbarukan. Pembangkit listrik ini terdiri dari kaca-kaca besar atau panel yang akan menangkap cahaya matahari dan mengkonsentrasikannya ke satu titik.

4. Pergerakan rotasi Bumi menyebabkan ada bagian yang menerima sinar matahari dan ada yang tidak. Hal inilah yang menciptakan adanya hari siang dan malam di Bumi. Sedangkan pergerakan Bumi mengelilingi matahari menyebabkan terjadinya musim.

5. Matahari menjadi penyatu planet-planet dan benda angkasa lain di sistem tata surya yang bergerak atau berotasi mengelilinya. Keseluruhan sistem dapat berputar di luar angkasa karena ditahan oleh gaya gravitasi matahari yang besar.

Penetapan Sejarah Peringatan Hari Surya di dunia

Berdasarkan hal – hal yang sudah tertera diatas banyak bangsa – bangsa di dunia yang mengagungkan matahari. Terlebih bagi para pecinta sejarah dan arkeologi. Para ilmuwan sejarah dan para arkeologi saat itu didampingi dengan pembesar yunani mereka menetapkan bahwa pada tanggal 3 mei di tetapkan sebagai Hari Surya Sedunia.

Karena melihat begitu besar manfaat dan pengaruh matahari bagi kehidupan manusia dan kronologi sejarah kehidupan serta kepercayaan manusia.

Baca Juga : Peringatan Hari Kemerdekaan Moldova

Namun, dilain sisi beberapa pihak menentang bahkan tidak mengakui tentang penetapan hari surya sebagai hari besar dunia dengan berbagai macam alasan salah satunya kaum atheis dan rasionalis yang menentang adanya kepercayaan kekuatan dan keagungan suatu benda.

Demikian artikel tentang sejarah Hari Surya Sedunia yang jatuh pada tanggal 3 mei semoga bermanfaat jangan lupa kritik dan saran tulis di kolom komentar ya!

Post Terkait :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *